Saturday, January 8, 2011

Kenapa Tidak Boleh Minum Obat dengan Susu?


'Jangan minum obat dengan susu' kata-kata itu seringkali didengar atau diucapkan oleh masyarakat ketika ingin mengonsumsi obat oral. Kenapa susu tidak boleh dicampur dengan obat?

Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat oral harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

Seperti dikutip dari Everydayhealth, beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

Selain itu ada obat yang baik dikonsumsi setelah makan ataupun sesudah makan, hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tersebut bisa mempengaruhi penyerapan obat. Karenanya menjadi hal yang sangat penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada botol atau bungkus obat, serta masyarakat sebaiknya selalu menanyakan kriteria obat yang dikonsumsinya pada apoteker.

Lalu bagaimana dengan minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus?

Minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus umumnya mengandung berbagai senyawa seperti kafein yang kemungkinan bisa bereaksi dengan obat yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi penyerapannya.

Untuk itu masyarakat selalu disarankan mengonsumsi obat dengan menggunakan air putih yang diketahui tidak memiliki kandungan apapun, sehingga tidak mempengaruhi penyerapan obat. Selain itu air putih bisa membantu melarutkan obat yang dikonsumsi di dalam lambung sehingga proses penyerapannya menjadi lebih baik dan lebih mudah.

Jenis suplemen efektif untuk kesehatan tubuh

Pelajari suplemen A sampai Z yang dapat membantu Anda untuk membentuk massa otot ketika Anda tidur.

Jika tujuan Anda setiap hari ke tempat fitnes adalah membentuk otot, maka sudah pasti Anda mengetahui harus mendapat asupan protein yang cukup dan sering. Anda juga pasti sudah mengetahui harus mendapatkan tidur yang cukup, sekitar 7 – 9 jam setiap harinya agar otot dapat berkembang dengan baik. Karena pada saat tidur, kadar hormon pertumbuhan Anda atau yang disebut dengan growth hormone (GH) memuncak. Tetapi pada saat Anda tidur, ada jeda yang cukup lama ketika tubuh tidak mendapat asupan protein yang cukup. Apakah Anda bisa tidak makan 7 – 9 jam di pagi hari setelah latihan berat? Tentu tidak kecuali Anda ingin badan terlihat seperti pelari maraton daripada binaragawan.





Ketika tubuh tidak mendapatkan makanan apapun selama Anda tidur, tubuh akan memasuki fase kelaparan. Oleh karena itu, tubuh menjadi terpacu untuk mengambil asam amino dari protein otot Anda untuk diubah menjadi glukosa yang akan digunakan sebagai sumber energi organ-organ penting lainnya. Walaupun ada atlit yang makan di tengah malam untuk mencegah hal ini. Ada cara yang lebih mudah untuk mengatasinya hal ini. Konsumsilah beberapa suplemen di bawah ini untuk mencegah penyusutan otot dan memacu pertumbuhan otot ketika Anda tidur.

* · Protein Kasein
* · Flaxseed Oil
* · Arginine
* · Glutamine
* · ZMA

Inilah Eksperimen Otak Paling Kejam dalam Sejarah


Jakarta, Sistem saraf berpusat di otak, sehingga banyak hal bisa diubah dengan memberikan perlakuan tertentu di bagian tersebut. Namun sejarah mencatat, percobaan-percobaan yang dilakukan untuk mempengaruhi otak sering melampaui batas perikemanusiaan.

Dikutip dari Telegraph, Jumat (7/1/2011), berikut ini 5 dari berbagai eksperimen kejam yang pernah dilakukan baik pada manusia maupun binatang.

1. Eksperimen ibu asuh
Di era 1960-an, ilmuwan Amerika Serikat, Harry Harlow melakukan penelitian kontroversial yang tak terlupakan karena dinilai tidak etis. Ia memisahkan anak kera dari induknya lalu mengurungnya ke kandang dengan 2 induk palsu, masing-masing terbuat dari besi dan kain.


Anak kera itu menyusu pada induk palsu dari besi yang memang dipasangi botol susu, namun segera beralih ke induk palsu dari kain setiap kali ditakut-takuti. Dalam perkembangannya, anak kera itu tumbuh dengan berbagai gangguan emosi dan kejiwaan.

2. Pengambilan otak pasien gangguan memori
Henry Gustav Molaison, pasien gangguan memori otak permanen asal Amerika Serikat telah dijadikan bahan penelitian sejak tahun 1950-an. Salah satu eksperimen yang pernah dilakukan adalah mengambil bagian otaknya yang disebut hippocampus untuk keperlian sebuah penelitian.

Ketika pasien itu meninggal tahun 2008, sisa otak yang masih ada diambil dan disayat menjadi 2.401 penampang histologis dan saat ini dipamerkan di University of California, San Diego.

3. Cuci otak tawanan perang
Militer China dikabarkan pernah mencuci otak tentara Amerika yang menjadi tawanan dalam Perang Korea sehingga membelot dari kesatuannya. Prosesnya cukup panjang, mulai dari diasingkan dan disiksa lalu tiba-tiba diberi kenyamanan hingga akhirnya berbalik menyatakan diri sebagai anti-Amerika.

Efek yang sama ditiru oleh pihak Amerika dengan metode yang lebih brutal, yakni menggunakan obat-obatan yang menyebabkan tawanan mengalami koma. Metode lain yang digunakan adalah kejutan listrik dan obat penenang Lysergic Acid Diethylamide (LSD) yang menyebabkan efek samping halusinasi.

4. Terapi kejut listrik
Stanley Milgram, psikolog Amerika Serikat melakukan eksperimen dengan listrik di era 1960-an. Relawan yang terlibat dapat mempelajari sesuatu dengan lebih cepat, sebab setiap kali gagal selalu diberi kejutan listrik dengan tegangan mencapai 450 volt.

Eksperimen itu dinilai sangan tidak etis karena menyebabkan stres berat pada para partisipan yang terlibat. Terlebih belakangan terungkap, para partisipan yang terlibat adalah orang-orang yang dibayar untuk berpura-pura terpengaruh oleh terapi kejut listrik tersebut.

5. Mengubah orientasi seks dengan implan listrik
Tahun 1950-an, Robert Health dari Amerika Serikat mengembangkan implan elektroda yang ditanam di otak untuk mengubah orientasi seks seseorang. Pada masa itu, homoseksualitas merupakan hal yang tabu dan dianggap penyakit sehingga harus disembuhkan.

Salah satu 'korbannya' adalah seorang pria gay berusia 24 tahun, yang kemudian menjadi straight atau menyukai lawan jenis setelah menggunakan implan tersebut. Bahkan untuk membuktikan keberhasilannya, Heath menyewa seorang pelacur wanita untuk memuaskan sang mantan gay.

Merasakan Manfaat Kandungan Minyak Aromaterapi

Kandungan pengobatan dengan minyak essensial ini bisa membuat rileks, bersemangat, menguatkan dan menenangkan. Minyak essensial biasanya diserap melalui kulit atau dihirup.Minyak essensial bisa digunakan untuk mandi dengan menambahkan 10 tetes minyak ke dalam bak mandi. Sebagai body lotion bisa menambahkan 5 tetes minyak essensial. Sebagai pelembab wajah ditambahkan 2 tetes minyak essensial. Untuk pijat bisa ditambahkan 10-12 tetes minyak essensial. Sebagai pengharum udara bisa tambahkan 2 tetes ke dalam 150 ml air hangat dalam botol spray.






Ada banyak jenis minyak angin aromaterapi yang banyak digunakan untuk pengobatan alternatif. Aromaterapi biasanya menggunakan minyak essensial yang telah diekstraksi dari berbagai bagian tanaman. Berikut jenis-jenis minyak aromaterapi dan manfaatnya.

1. Camomile, bisa membuat rileks dan menenangkan serta menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan penuaan.

2. Clary sage, bisa menenangkan dan untuk menguatkan serta membersihkan pikiran.

3. Cypress, bisa untuk revitalisasi, obat pengkelat, untuk menghilangkan bengkak, mengurangi sakit kram pada saat menstruasi, tapi sebaiknya hindari pada 1-3 bulan masa kehamilan.

4. Eucalyptus, bisa digunakan untuk antiseptik, obat bengkak dan membantu masalah pernafasan.

5. Grapefruit, bisa digunakan untuk refreshing, detoksifikasi, pembersih, untuk melegakan saraf, dan merilekskan otot.

6. Jasmine, bisa digunakan untuk menenangkan, aprodisiak, antidepresi, tapi sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan dan jika kulit sensitif.

7. Lavender, bisa digunakan untuk antiseptik, menenangkan dan melegakan.

8. Lemon, bisa melegakan, memberi semangat, menyegarkan serta meningkatkan mood.

9. Mandarin, bisa menenangkan, merilekskan, memberikan sensasi kedamaian dan bisa digunakan oleh anak-anak.

10. Pepermint, bisa digunakan sebagai antiseptik, stimulan dan menghilangkan nyeri.

11. Sandalwood, bisa digunakan sebagai penyeimbang, aprodisiak, antiseptik, untuk mengobati batuk dan radang tenggorokan.

12. Tea Tree, bisa digunakan sebagai antibakteri, antivirus, antijamur, mengontrol ketombe dan mengatasi masalah kulit.

Hilangkan Zat Beracun Dalam Tubuh dengan Lidah Buaya


Jakarta - Jika biasanya manfaat lidah buaya selalu identik dengan perawatan dan kecantikan tubuh, ternyata tidak hanya itu saja. Tanaman berlendir ini juga memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan tubuh.

Seperti yang dikutip dari abcarticledirectory, jus lidah buaya juga dapat digunakan untuk merawat masalah pencernaan seperti masalah usus dan sindrom radang perut. Jus tersebut juga dapat meningkatkan stabilitas dari sistem kekebalan tubuh Anda dan mengurangi masalah pernafasan.

Tidak hanya itu, lidah buaya juga dapat mengatur jumlah asam lambung, membantu penyerapan nutrisi lebih efisien pada tubuh dan menghilangkan zat-zat beracun dari dalam tubuh melalui sistem pembuangan. Orang yang meminum jus lidah buaya juga dapat membantu membangun jaringan dari organ-organ pencernaan, baik jaringan usus kecil, usus besar dan perut.

Cara mengonsumsi lidah buaya yang paling mudah adalah dengan cara merebusnya, dimasak atau dijus. Agar rasa jus lidah buaya Anda lebih bervariasi dan memiliki nutrisi lengkap, tidak ada salahnya mengombinasikan jus lidah buaya dengan jus buah, sayuran atau bahan lainnya

Friday, January 7, 2011

Inilah Beberapa Kesalahan Anda Dalam Membentuk Otot


Hampir semua tips untuk menambah massa otot sudah Anda coba, mulai dari menjaga pola makan, rutin latihan ke gym, bahkan ditambah dengan jogging setiap hari, namun entah mengapa bentuk tubuh padat berotot yang diidamkan belum juga terwujud.

"Tanpa mengecilkan semua usaha yang sudah dilakukan, bila Anda masih melakukan beberapa kebiasaan buruk, maka bentuk tubuh idaman akan sulit tercapai," kata Nick Mitchell, Personal Trainer terbaik di London tahun 2010 menurut majalah Time Out.


Jadi, menurut Mitchell inilah 5 alasan mengapa Anda belum memiliki bentuk fisik yang prima.

Terlalu banyak buah
Buah memang menyehatkan, namun bukan berarti ini menjadi makanan pokok Anda. Gula yang berasal dari buah (fruktosa) bisa meningkatkan kadar insulin, yakni hormon yang dihasilkan pankreas untuk mendorong fruktosa ke dalam otot yang akan disimpan sebagai cadangan energi (glikogen).

Bila kadar fruktosa berlebihan, akan terjadi gangguan metabolik akibat proses glication, yakni fruktosa mengikat pada asam amino dan menyebabkan deposit lemak bertambah dan proses metabolisme menua.

Malas
Beberapa pendapat mengatakan olahraga ringan dan pembatasan kalori sudah cukup untuk menjaga berat badan tetap ideal. Tapi jika yang Anda idamkan adalah badan tegap dan berotot ala cover majalah kesehatan pria, maka Anda tidak boleh bermalas-malasan. Lakukan latihan kebugaran setiap hari. Bahkan ada beberapa orang yang butuh latihan dua kali sehari. Untuk tampil maksimal memang diperlukan upaya maksimal.

Terlalu terobsesi
Ada perbedaan tipis antara dedikasi dan obsesi. Yang pertama dibutuhkan untuk mengubah tampilan fisik, yang terakhir akan membuyarkan rencana itu karena peningkatan kadar kortisol akan merusak seluruh kondisi tubuh. Yang dibutuhkan sebenarnya adalah fokus pada latihan namun di luar waktu latihan itu Anda mampu bersikap rileks.

Kurang latihan beban
Latihan angkat beban efektif untuk membentuk otot. Namun Anda tetap harus mengerti trik melakukannya. Pilihlah latihan beban yang cukup berat lalu lakukan pengulangan dalam beberapa set secara bertahap setiap minggunya. Misalnya minggu ini melakukan 6 set, kemudian menjadi 12 set minggu berikutnya, lalu 5, 8, 4, dan kembali ke 6 set.

Gangguan hormon
Bila Anda terlalu stres, kurang tidur, kebanyakan mengasup gula dan tak punya waktu luang, maka akan sulit mencapai bentuk tubuh idaman Anda. Bila Anda tidak bisa mengontrol hormon, maka akan sia-sia latihan di gym yang selama ini tak pernah absen Anda lakukan. Perbanyaklah informasi mengenai hormon insulin, kortisol, growth hormone dan testosteron, serta cara terbaik untuk mengoptimalkan produksinya secara alami. Bila perlu, konsultasikan pada dokter.

Kurang terencana
Manfaat dari berlatih bersama seorang trainer yang profesional akan lebih besar daripada berlatih sendiri. Selain program yang lebih terencana, trainer juga bisa menjadi pemompa semangat di kala Anda mulai bosan dengan rutinitas latihan

Thursday, January 6, 2011

Namanya Chlor Etil, Inilah Obat Semprot Untuk Meredakan Cedera Pemain Bola


Para penggemar sepakbola tentu sering menyaksikan pemain yang cedera mendapat semprotan obat. Lalu, beberapa saat kemudian pemain itu sudah bisa berlari kembali mengejar bola. Sebenarnya sehebat apa sih obat spray itu?

“Obat semprot itu merupakan chlor etil, bahan kimia yang pada saat bersentuhan dengan kulit menimbulkan reaksi dingin. Rasa dingin itu dipakai sebagai pereda sakit, namun sebenarnya juga berfungsi untuk menghentikan perdarahan,” kata dr.Michael Triangto, Sp.OK dari RS Mitra Kemayoran Jakarta.


Selain dalam dunia olahraga, pereda nyeri spray itu juga dipakai oleh dokter gigi dan dokter bedah. Para dokter gigi sering memakai obat itu untuk mengurangi perdarahan saat mencabut gigi susu yang akar giginya belum terlalu dalam.

Sedangkan dokter bedah menggunakan obat ini untuk memanipulasi agar bisa dilakukan tindakan, misalnya mengobati abses yang cukup matang namun tidak bisa disuntik.

Menurut dr.Michael, penggunaan chlor etil merupakan bagian dari penanganan cedera yang disebut RICE (Rest, Ice, Compression dan Elevation). “Ice atau kompres dingin hanyalah salah satu faktor karena sifatnya urgent. Setelah pertandingan, tiga faktor lainnya dilakukan, yakni pemain harus beristirahat, bagian yang cedera dibebat dan menaikkan bagian tubuh yang cedera lebih tinggi untuk mengurangi nyeri dan bengkak,” katanya.

Pada atlet, penanganan cedera juga ditambah dengan obat-obatan, fisioterapi, serta sport teraphy untuk penguatan otot-otot dan peregangan agar ototnya kembali lentur.

sumber