Showing posts with label Pengobatan Alternatif. Show all posts
Showing posts with label Pengobatan Alternatif. Show all posts

Friday, January 28, 2011

Sisik Naga, Cara Jitu Hentikan Sariawan

Jangan sepelekan sariawan. Gangguan ini menimbulkan nyeri sehingga biasa membuat penderitanya enggan makan. Namun, ada cara alami untuk mengatasinya, yakni sisik naga. Tanaman ini juga berkhasiat sebagai antiradang, analgesik, hemostatis, dan antitusif.

Secara umum, sariawan adalah penyakit berupa luka di mulut. Menurut Dr Setiawan Dalimartha, ada beberapa penyakit yang menyebabkan luka pada rongga mulut.

Sariawan gusi (Ginggivostomatitis plaut vincent) adalah salah satu jenis penyakit rongga mulut yang disebabkan kuman Bacillus ficiformis dan Borellia vincenti. Keberadaan kuman ini dapat menyebabkan seluruh gusi meradang. Batas antara gusi dan pipi akan penuh dengan bintik berupa luka kecil sebesar kepala jarum pentul dan secara makroskopik tampak sebagai garis putih.

Sariawan aftosa (Stomatitis aftosa), berupa luka dangkal dengan permukaan berwarna putih. Dimulai dari gelembung yang kemudian pecah meninggalkan suatu luka yang dangkal. Luka ini menimbulkan nyeri hebat meski tak disertai demam.

Penyebab Tak Jelas
Penyebab sariawan tak jelas. Namun, kata Dr Setiawan, beberapa bukti faktor penyebab, antara lain, kurangnya vitamin C dalam darah, trauma, alergi terhadap cabai, nanas, atau gangguan hormonal, semisal sewaktu haid atau stres.

Sariawan menyebabkan rasa nyeri pada mulut dan akan bertambah parah bila daerah sekitarnya tertarik karena pergerakan sewaktu mengunyah makanan. Sariawan memang akan sembuh sendiri dalam waktu kurang dari empat minggu, tetapi cenderung akan berulang. Untuk menghindarinya, disarankan menjauhi faktor penyebab, semisal makanan pencetus alergi.

Ada banyak herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan luka di sekitar mulut itu, salah satunya sisik naga. Sisik naga dalam pengobatan tradisional China sifatnya manis, sedikit pahit, dan dingin. Tanaman ini epifit atau menumpang pada pohon lain, tetapi bukan tergolong tanaman parasit karena dapat membuat makanan sendiri.

Tanaman bernama Latin Drymoglossum piloselloides ini merupakan tanaman Asia tropis. Biasa tumbuh liar di hutan, ladang, dan tempat lainnya pada daerah yang agak lembab, mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

Tanaman bernama daerah picisan (Sumatera) dan pakis duwitan (Jawa) ini tumbuh di batang dan dahan pohon. Akar rimpangnya panjang, kecil, merayap, bersisik, panjang 5-22 cm, dan melekat kuat.

Daun yang satu dengan yang lainnya tumbuh dengan jarak pendek. Bertangkai pendek, tebal berdaging, berbentuk jorong atau jorong memanjang, ujung tumpul atau membundar, pangkal runcing, tepi rata, permukaan daun tua gundul dan berambut jarang pada permukaan bawah, serta berwarna hijau sampai kecoklatan. Ukuran daun yang berbentuk bulat sampai jorong hampir sama dengan uang logam picisan sehingga dinamakan picisan.

Mengandung Atsiri
Tanaman bernama China, Bao Shu Lian, ini khasiatnya sebagai antiradang, penghilang nyeri (analgesik), pembersih darah, penghenti perdarahan (hemostatis), memperkuat paru-paru, dan sebagai obat batuk (antitusif). Sisik naga juga mengandung minyak atsiri, sterol atau triterpen, fenol, flavonoid, tanin, dan gula.

Hasil penelitian yang dilakukan L Nuraini Susilowati di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada tahun 1988, ekstrak alkohol daun sisik naga mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Sementara ekstrak alkohol dan ekstrak airnya menghambat pertumbuhan Sreptococcus aerous.

Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah daun dan seluruh herba segar yang telah dikeringkan. Untuk obat minum, rebus 15-60 gram daun, lalu air rebusannya diminum. Untuk pemakaian luar, gunakan air rebusan herba segar buat mencuci kudis, koreng, atau obat kumur bagi yang menderita sariawan atau radang gusi, seperti yang dilakukan Astra.

Cara penggunaan lainnya, giling herba segar hingga halus. Setelah itu bubuhkan ke tempat yang sakit, terutama untuk kudis, kurap, radang kulit bernanah, radang kuku, atau luka berdarah.

Daun tanaman yang diperbanyak dengan spora dan pemisahan akar ini dapat digunakan untuk pengobatan gondong (parotitis), TBC kulit dengan pembesaran kelenjar getah bening (skrofuloderma), sakit kuning (jaundice), sukar buang air besar (sembelit), disentri, kencing nanah, batuk, abses paru-paru disertai batuk darah, mimisan, berak darah, muntah darah, rematik, keputihan (leukore), dan kanker payudara.

Lima resep Bao Shu Lian:

1. Radang gusi (gingivitis)
Bahan: Daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan hingga bersih, lalu kunyah. Biarkan ampas tersebut cukup lama di bagian gusi yang meradang, lalu buang. Lakukan 3-4 kali sehari hingga sembuh.
2. Rematik jaringan lunak (nonartikuler)
Bahan: 15-30 gram daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Ambil airnya. Minum 3 kali sehari, masing-masing setengah gelas.
3. Sakit kuning (jaundice)
Bahan: 15-30 gram daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring. Ambil airnya. Minum 3 kali sehari masing-masing setengah gelas.
4. Sariawan
Bahan: Segenggam daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan hingga bersih, rebus dalam 2 gelas air hingga mendidih, lalu saring. Gunakan airnya untuk berkumur selagi hangat.
5. Menghentikan perdarahan
Bahan: 30 gram daun sisik naga segar. Pemakaian: Cuci bahan, lalu giling hingga halus. Setelah diperas, saring. Minum airnya. Lakukan 3 kali sehari hingga sembuh. [KOMPAS.com —

Tangkal Penyakit dengan Goji Berry


Goji berry atau Chinese Wolfberry (Lucium Fruit) dikenal sebagai makanan pencegah penuaan dini. Penelitian Tufts University di Boston membuktikan bahwa goji mengandung ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity). Penelitian tahun 1988 oleh Beijing Nutrition Research Institute juga menyimpulkan buah yang satu ini sarat akan vitamin, mineral, dan asam lemak esensial.

Buah goji juga mengandung Betaine yang bermanfaat untuk mendorong liver memproduksi kolina untuk menenangkan saraf, mempertajam daya ingat, mencegah penumpukan lemak di hati. Kandungan lain dari buah ini adalah Physalin, Solavetivone, Beta-sitoserol, dan Cyperone.

Manfaat lain dari buah ini adalah sebagai anti jamur dan anti bakteri, anti inflamasi, mencegah pembesaran prostat, serta menurunkan kolesterol. Buah goji juga bisa membantu mengatasi problem jantung dan darah tinggi.

Jika Anda punya goji kering, olah dengan cara direndam dalam air panas, kemudian ditekan dengan sendok. Lalu, minum airnya seperti teh. Yang paling baik adalah minum jus goji organik. Coba minum goji organik selama 14 hari sebanyak 300 ml, setiap pagi atau sore dalam keadaan perut kosong.

Efek yang akan didapat adalah energi bertambah, tidur lebih nyenyak, perasaan lebih tenang dan lebih fokus. Dengan memilih produk organik, kita akan mendapatkan nutrisi lebih sempurna. Jus goji bisa didapat di supermarket terkemuka. Namun, hindari goji berry bila sedang mengonsumsi obat pengencer darah.

Kompas.com -

Thursday, January 27, 2011

Obat Alami Untuk Atasi Sakit Kepala

Sakit kepala bisa datang kapan saja dan beragam pula penyebabnya. Obat sakit kepala yang paling banyak digunakan adalah aspirin dan ibuprofen. Bagi yang lebih suka menggunakan obat alami, bisa mencoba kiat-kiat ini untuk mengatasi sakit kepala.

* Tambahkan jus lemon ke dalam segelas air putih atau teh untuk meredakan sakit kepala. Aromaterapi dari kulit jeruk yang dilumatkan kemudian ditempelkan di dahi atau pelipis juga bisa mengatasi sakit kepala.

* Teh mint atau air peppermint cukup untuk membantu mengatasi sakit kepala.

* Minum air. Terkadang sakit kepala datang sebagai gejala dehidrasi. Minum banyak air putih untuk mencukupi kebutuhan tubuh, bisa meredakan sakit kepala ini. Pilih air biasa atau hangat saja karena air es malah bisa menambah sakit kepala.

* Sakit kepala bisa dipicu oleh kurangnya vitamin maupun alergi makanan tertentu. Pola makan yang baik dan mengenali makanan apa saja yang membuat Anda sakit kepala dapat menghindarkan diri dari gangguan tersebut.

* Melakukan pernapasan dalam dan menghirup udara segar dapat meredakan sakit kepala.

* Kurang tidur bisa juga menyebabkan sakit kepala. Apalagi jika seharian Anda bekerja yang membuat mata tegang, mudah memicu sakit kepala. Jadi cobalah istirahat sejenak.

* Bagi Anda yang gemar minum kopi, teh, atau soda, bisa mengalami sakit kepala akibat kandungan kafein di dalamnya. Boleh saja tetap mengonsumsi minuman kegemaran itu, tetapi pilihlah yang jenis decaf.

* Sakit kepala mudah terjadi akibat ketegangan atau stres. Jika ini yang Anda alami, biarkan tubuh rileks. Bisa dengan melakukan pemijatan di tengkuk, bahu, pelipis, atau tangan [Kompas.com -

Bangkai Ulat Sutra Bisa Mengatasi Lemah Syahwat



Berbagai efek samping pada penggunaan Viagra membuat banyak orang beralih ke ramuan tradisional untuk mengatasi impotensi atau lemah syahwat. Salah satunya memakai bangkai ulat sutra, khususnya yang mati karena tubuhnya diserang jamur.

Bangkai ulat sutra yang sudah dikeringkan dan masih ditumbuhi jamur tersebut biasanya dikonsumsi dengan cara mencampurkannya ke dalam sereal untuk sarapan pagi. Sebagian orang memilih untuk menggunakan cara lain, yakni menyeduhnya seperti teh.

Penduduk di sekitar Pegunungan Himalaya yang meliputi wilayah Tibet, Nepal dan India mengenal ramuan ini secara turun temurun sejak ratusan tahun lalu. Dalam bahasa setempat, ramuan bangkai ulat sutra tersebut dinamakan yarsagumba ataudong chong xia cao.

Yarsagumba merupakan ramuan yang dibuat dari bangkai ulat sutra yang telah dikeringkan. Ulat sutra yang digunakan harus berasal dari ketinggian 3.500 mdpl dan telah mati akibat infeksi jamur tertentu, sebab konon sebenarnya jamur itulah yang lebih berkhasiat.

Selain untuk mengatasi impotensi, yarsagumba juga berguna untuk mengobati penyakit lainnya. Dalam dosis yang lebih rendah, ramuan ini juga digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pada sistem pernapasan terutama pada serangan asma atau sesak napas.

Beberapa puluh tahun yang lalu, yarsagumba bisa diperoleh hanya dengan harga US$ 6,5 atau sekitar Rp 56 ribu tiap ons. Namun belakangan setelah dikenal luas di seluruh dunia, ramuan tradisional ini harganya meroket hingga US$ 800 (Rp 8 juta) tiap ons.

Thomas Leung, pemilik sebuah toko obat China di New York mengatakan mahalnya ramuan yarsagumba disebabkan oleh banyaknya permintaan. Padahal untuk mendapatkan bangkai ulat sutra yang ditumbuhi jamur tidaklah mudah, butuh
perjuangan karena hanya ada di pegunungan Himalaya.

"Sebenarnya banyaknya peminat hanya karena publikasinya yang berlebihan. Saya pribadi kalau ditanya apakah benar-benar manjur, saya jawab mungkin tidak sebanding dengan US$ 800 yang harus Anda bayarkan," ungkap Leung seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (26/1/2011).

5 Ramuan Alami Antimag




Secara umum penyakit mag disebabkan oleh tingginya kadar asam dalam lambung. Tingginya kadar asam lambung disebabkan produksi asam yang berlebihan atau penghancuran asam yang lambat. Juga bisa dipicu oleh kelainan saraf atau infeksi bakteri.

Penyakit mag kronis bisa menyebabkan komplikasi, berupa iritasi atau luka di lambung. Gejala gangguan ini biasanya berupa tinja mengeras karena pencernaan kurang baik, nafsu makan berkurang, sering muntah, tubuh lemah, dan kadangkala terjadi diare kronis.

Mengobati mag, kata Iskandar Ali, herbalis dan akupunkturis dari Klinik Gaya Hidup Sehat, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pijat telinga dan ramuan herbal.

Daerah telinga yang dipijat, kata Iskandar, adalah wilayah titik lambung, lever, jantung, dan saraf penyeimbang. Pijat telinga dapat dilakukan dengan alat sederhana. Contohnya, pentol korek api, ujung korek kuping, atau kili-kili (bandul alat pancing).

Berikut beberapa ramuan herbal untuk mengatasi gangguan mag, yang ditawarkan Iskandar:

RAMUAN 1
Bahan: 1 genggam taoge, 1 sendok makan madu
Cara pemakaian: Taoge diblender, lalu ditambah madu. Minum ramuan ini dua kali sehari.

RAMUAN 2
Bahan: 1 buah jeruk nipis, 1 sendok makan madu
Cara pemakaian: Jeruk nipis dipotong-potong, seduh dengan air panas secukupnya, lalu tambahkan madu. Minum ramuan ini dua kali sehari, pagi dan sore.

RAMUAN 3
Bahan: Masing-masing 1/2 jari bangle, jahe, kencur, dan lempuyang
Cara pemakaian: Semua bahan dicuci sampai bersih, lalu iris tipis-tipis. Rebus semua bahan dalam lima gelas air hingga menjadi dua gelas. Ramuan diminum dua kali sehari sebelum makan, masing-masing satu gelas.

RAMUAN 4
Bahan: 1 pelepah besar lidah buaya, gula pasir secukupnya, 2 gelas air garam, 1 gelas air beras, 1 gelas air putih
Cara pemakaian: Kulit lidah buaya dikupas dan dipotong-potong bentuk dadu, lalu cuci dengan air garam. Bilas dengan air bersih dan rendam dalam air beras selama semalam.

Esok harinya, cuci lagi dengan air bersih lalu tiriskan. Setelah ditiriskan, bahan dikukus selama 10 menit, kemudian diblender. Masukkan bahan yang sudah halus ini ke dalam rebusan air gula yang sudah disiapkan. Minum ramuan ini dua kali sehari, pagi dan sore.

RAMUAN 5
Bahan: 3 lembar daun sambung nyawa kering, 30 gram daun jombang kering, 2 iris temulawak kering, 7 lembar daun sambiloto kering, 30 gram pegagan kering, 2 iris temu putih, 7 lembar daun mimba kering, 1/2 jari bangle
Cara pemakaian: Semua bahan direbus dalam lima gelas air hingga tersisa dua gelas. Ramuan diminum dua kali sehari sebelum makan, masing-masing 1 gelas. [KOMPAS.com

Jahe Kurangi Bengkak dan Nyeri Otot

Jahe termasuk dalam tanaman obat berkhasiat sekaligus bumbu penyedap masakan. Salah satu khasiat jahe yang paling terkenal adalah menghangatkan badan sehingga jahe sering dicampur ke dalam minuman.

Jahe juga diketahui memiliki kandungan anti nyeri alamiah sehingga cukup banyak orang yang menggunakan minyak jahe sebagai pereda nyeri dan juga bengkak.

Penelitian menunjukkan jahe mengandung senyawa anti inflamasi dan minyak volatile yang memiliki efek analgesik dan pereda nyeri. Paling tidak hal itu sudah dibuktikan pada riset hewan percobaan.

Baru-baru ini para ilmuwan mencoba mengetahui manfaat jahe pada manusia. Penelitian dilakukan terhadap 74 orang dewasa. Seluruh responden diminta melakukan kegiatan olahraga, untuk memicu sakit pada otot dan peradangan (inflamasi).

Selama 11 hari, para partisipan studi diminta mengonsumsi dua gram jahe dan sisanya mendapat placebo. Jahe ini dikonsumsi satu hari setelah olahraga.

Yang menarik, kelompok partisipan yang mendapatkan jahe menyebutkan sakit otot dan nyeri yang dialami berkurang 25 persen terutama 24 jam setelah berolahraga. Para responden juga mengatakan bengkak-bengkak yang dialami berkurang.

Hal ini berlawanan dengan hasil studi sebelumnya yang menyebutkan mengonsumsi jahe sebelum berolahraga tidak memiliki pengaruh pada nyeri otot dan konsumsi oksigen selama latihan.

Sumber : New York Times

Wednesday, January 26, 2011

Pinang untuk Obat Sakit Pinggang

Pinang adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia, dan Afrika bagian timur. Buahnya, juga disebut pinang, merupakan buah tumbuhan yang diperdagangkan orang. Pinang umumnya ditanam di pekarangan, taman, atau dibudidayakan. Pinang kadang tumbuh liar di tepi sungai dan tempat-tempat lain.

Selama ini pinang dikenal sebagai bahan untuk menyirih yang selalu digunakan nenek-nenek. Akan tetapi, pinang ternyata bisa digunakan sebagai bahan obat. Sejumlah penyakit bisa diobati dengan pinang, misalnya sakit pinggang.

Itu karena pinang mempunyai beberapa sifat yang dapat menyembuhkan penyakit. Pinang, di antaranya, bersifat anthelmintica yang berguna meluruhkan cacing dan adstringensia untuk menciutkan selaput lendir. Pinang juga bersifat merangsang (stimulansia), menghentikan pendarahan (haermostatica), dan antisifilis.

Pinang juga mengandung senyawa alkaloid yang terkandung pada buah dan cukup berbahaya untuk sistem saraf. Bila dikonsumsi, buah tersebut akan menyebabkan mual dan muntah, sakit perut, pening, dan nervous. Untuk mengatasi terjadinya hal itu, minumlah rebusan obat setelah dingin.

Contoh pemakaian:

1. Sakit pinggang

Petik daun pinang secukupnya, kemudian cuci bersih dan giling hingga halus. Tambahkan minyak kelapa secukupnya. Setelah itu, panaskan sebentar di atas api. Dalam kondisi hangat, gunakan untuk mengompres bagian pinggang yang sakit.

2. Cacingan

Ambil 30 gram serbuk buah pinang, rebus dengan dua gelas air, didihkan perlahan-lahan selama satu jam. Setelah dingin, saring, minum sekaligus sebelum makan pagi.

3. Kudis

Ambil biji pinang, kemudian giling hingga halus. Tambahkan sedikit air kapur sirih sampai menjadi adonan seperti bubur. Gunakan untuk memoles bagian tubuh yang terkena kudis.

4. Koreng

Ambil pinang, gambir, dan kapur sirih masing-masing seukuran telur cicak. Ambil tembakau sebesar ibu jari dan selembar daun sirih segar. Semua bahan dicampur dan digiling hingga halus. Lumurkan pada koreng yang telah dibersihkan.

5. Disentri

Ambil buah pinang yang berwarna kuning muda, kemudian cuci dan rendam dalam segelas air selama beberapa jam. Minum air rendaman pinang.

6. Membersihkan dan memperkuat gigi dan gusi

Iris biji pinang tipis-tipis. Kunyah setiap hari selama beberapa menit, lalu ampasnya dibuang.

7. Difteri

Pilih sebutir pinang kering, kemudian giling hingga halus, seduh dengan ¾ cangkir air panas dan satu sendok makan madu. Setelah dingin, pakai untuk kumur-kumur di tenggorokan selama 2-3 menit dan buang. Lakukan tiga kali sehari. [Kompas.com —

Getah Patikan Kebo Jadi Obat Kanker Kulit


London, Tanaman Patikan Kebo sejak lama digunakan sebagai obat alternatif. Orang Filipina menggunakannya sebagai obat demam berdarah, sementara di Indonesia untuk mengatasi asma, batuk dan sariawan.

Nah, baru-baru ini, para peneliti di Inggris menemukan manfaat baru dari getah Patikan Kebo yakni sebagai obat kanker kulit. Bagi pasien kanker kulit melanoma, getah ini bisa menghambat pertumbuhan dan bahkan membunuh sel-sel kanker.

Selama ini pengobatan medis sering gagal mengatasi kanker kulit dan pilihan terakhir yang bisa ditempuh biasanya adalah operasi. Tapi bagi yang tidak ingin buru-buru melakukan operasi, getah tanaman Patikan Kebo boleh dicoba sebagai alternatif pengobatan.

Patikan Kebo (Euphorbia hirta L) merupakan keluargaEuphorbiaceae, tanaman liar yang banyak tumbuh di pekarangan. Keluarga herbal ini dicirikan dengan batang lunak yang tidak begitu kuat menyangga daun, serta memiliki getah putih yang cukup kental.

Saat diuji coba pada 36 pasien yang rata-rata memiliki 48 lesi atau luka karena kanker melanoma, manfaat getah ini cukup memuaskan. Dengan mengoleskannya setiap hari, jumlah lesi berkurang rata-rata 41 buah hanya dalam 1 bulan.

"Penelitian ini masih berskala sangat kecil, tapi akan sangat menarik jika ditindaklanjuti dengan penelitian yang lebih besar untuk mengungkap senyawa apa yang berkhasiat sebagai antikanker," ungkap Kimberley Carter dari British Association of Dermatologists, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (26/1/2011).

Dalam percobaan ini, para peneliti menggunakan spesies lain dari Patikan Kebo yakni Euphorbia peplusyang di Eropa lebih dikenal dengan julukan Milkweed. Spesies ini memiliki getah dengan kandungan kimia yang kurang lebih sama seperti Patikan Kebo.

Kanker kulit melanoma yang disebabkan oleh radiasi sinar matahari ini umumnya tidak mematikan, namun kadang-kadang dampaknya bisa sangat menggangu penampilan. Jika pengobatan tidak berhasil, jalan terakhir yang ditempuh untuk mengatasinya adalah lewat operasi.

Sunday, January 9, 2011

Ramuan Herbal Untuk Penderita Impoten

Impoten atau kata lain dari lemah syahwat merupakan permasalahan untuk kaum pria. Hal ini merupakan masalah yang serius bagi kaum pria sehingga keharmonisan rumah tangga bisa terganggu, jadinya pria yang mempunyai masalah ini menjadi kurang PD.Salah satu gejala yang akan ditimbulkan yaitu gairah seks berkurang atau menurun, gejala lainnya tidak percaya diri yang mengakibatkan alat vitalnya tidak berfungsi dengan baik atau maksimal sebagaimana mestinya.






Anda yang mempunyai permasalahan ini bisa dicoba resep obat herbal dari nenek moyang dibawah ini

bahan:

* Merica hitam 20 gr

* Kunyit 5 gr

* Pulosari 25 gr

* Kuning telur ayam kampung 2 butir

* Adas 10 gr

* Bawang putih 10 gr

* Madu murni 10 gr

pembuatannya

- Pulosari, Adas, Merica hitam, bawang putih semuanya ditumbuk jadi satu sampai halus

- Campurkan air panas secukupnya

- Didiamkan hingga hangat kemudian campurkan madu & kuning telur ayam kampung lalu diaduk sampai merata.

- Lalu diminum setiap malam hari (sehabis makan)

- Lakukan ini selama seminggu -

- Diminumnya jangan sampai absen seharipun, kalau tidak harus diulang, dihitung dari awal lagi harinya.

Selamat Menikmati, semoga keluarga-keluarga yang ada di Indonesia bisa hidup lebih rukun, aman, damai, sentosa

Ramuan Herbal Untuk Penderita Impoten

Impoten atau kata lain dari lemah syahwat merupakan permasalahan untuk kaum pria. Hal ini merupakan masalah yang serius bagi kaum pria sehingga keharmonisan rumah tangga bisa terganggu, jadinya pria yang mempunyai masalah ini menjadi kurang PD.Salah satu gejala yang akan ditimbulkan yaitu gairah seks berkurang atau menurun, gejala lainnya tidak percaya diri yang mengakibatkan alat vitalnya tidak berfungsi dengan baik atau maksimal sebagaimana mestinya.






Anda yang mempunyai permasalahan ini bisa dicoba resep obat herbal dari nenek moyang dibawah ini

bahan:

* Merica hitam 20 gr

* Kunyit 5 gr

* Pulosari 25 gr

* Kuning telur ayam kampung 2 butir

* Adas 10 gr

* Bawang putih 10 gr

* Madu murni 10 gr

pembuatannya

- Pulosari, Adas, Merica hitam, bawang putih semuanya ditumbuk jadi satu sampai halus

- Campurkan air panas secukupnya

- Didiamkan hingga hangat kemudian campurkan madu & kuning telur ayam kampung lalu diaduk sampai merata.

- Lalu diminum setiap malam hari (sehabis makan)

- Lakukan ini selama seminggu -

- Diminumnya jangan sampai absen seharipun, kalau tidak harus diulang, dihitung dari awal lagi harinya.

Selamat Menikmati, semoga keluarga-keluarga yang ada di Indonesia bisa hidup lebih rukun, aman, damai, sentosa

Saturday, January 8, 2011

Obat Tradisional Mengkudu Penjinak Hipertiroid

Mengkudu dikenal sebagai tanaman obat herbal tradisional yang mempunyai khasiat sebagai obat. dipopulerkan pertama kali oleh penduduk kepulauan polinesia,Hawaii,samoa.kahuna (sebutan tabib) di ketiga kepulauan ini kerap meracik buah,akar, daun, dan kulit batang obat tradisional mengkudu dalam pengobatan. bahkan mereka menganggap tanaman obat tradisional mengkudu sebagai tanaman suci karena khasiat yang dimilikinya. Dalam buku The medical book of Malayan medicine direkomendasikan bahwa buah tanaman yang bernama ilmiah Morinda citrifolia L. ini digunakan untuk mengobati leukore (sebutan lain keputihan). Buah mengkudu adalah bagian yang paling banyak digunakan. kandungan senyawa aktif dalam buah tanaman ini diantaranya alkaloida, flavonoida, antrakinon, danpolifenol. senyawa – senyawa aktif inilah diduga kuat bermanfaat menanggulangi penyakit.




Obat tradisional Mengkudu diyakini memiliki khasiat banyak sekali. buahnya diketahui bersifat antidiabetes (hipoglikemik). mengkudu juga berkhasiat sebagai antitetanus, antiseptic, antiinflamasi, obat disentri, dan obat diare. tanaman yang popular dengan sebutan pace ini juga dapat menurunkan demam (antipiretik), peluruh air seni (diuretic), serta berefek laksatif. mengkonsumsi buah mengkudu juga dapat meringankan penyakit asma dan reumatik.

Buah mengkudu meningkatkan imunitas tubuh, menormalkan tekanan darah, melawan kanker dan tumor. buah tanaman obat tradisional ini juga mampu menghilangkan rasa sakit (analgesik), mengempiskan radang dan antialergi, serta antibakteri. buah tanaman obat tradisional ini juga dapat mengatur suasana hati dan mengatur siklus energi tubuh.

Hilangkan Zat Beracun Dalam Tubuh dengan Lidah Buaya


Jakarta - Jika biasanya manfaat lidah buaya selalu identik dengan perawatan dan kecantikan tubuh, ternyata tidak hanya itu saja. Tanaman berlendir ini juga memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan tubuh.

Seperti yang dikutip dari abcarticledirectory, jus lidah buaya juga dapat digunakan untuk merawat masalah pencernaan seperti masalah usus dan sindrom radang perut. Jus tersebut juga dapat meningkatkan stabilitas dari sistem kekebalan tubuh Anda dan mengurangi masalah pernafasan.

Tidak hanya itu, lidah buaya juga dapat mengatur jumlah asam lambung, membantu penyerapan nutrisi lebih efisien pada tubuh dan menghilangkan zat-zat beracun dari dalam tubuh melalui sistem pembuangan. Orang yang meminum jus lidah buaya juga dapat membantu membangun jaringan dari organ-organ pencernaan, baik jaringan usus kecil, usus besar dan perut.

Cara mengonsumsi lidah buaya yang paling mudah adalah dengan cara merebusnya, dimasak atau dijus. Agar rasa jus lidah buaya Anda lebih bervariasi dan memiliki nutrisi lengkap, tidak ada salahnya mengombinasikan jus lidah buaya dengan jus buah, sayuran atau bahan lainnya

Saturday, December 25, 2010

Herbal dan Obat-obatan yang Pernah Diklaim Sembuhkan AIDS


Bertahun-tahun sejak HIV/AIDS menjadi pandemi global, belum ada obat yang benar-benar mampu menyembuhkannya. Berbagai penelitian obat HIV telah dilakukan dan diklaim sangat menjanjikan, namun belum satupun yang benar-benar membuahkan hasil.

Pada akhir 2009, salah satu penelitian di Thailand sempat memberi harapan besar akan ditemukannya vaksin HIV. Keberhasilannya sempat menggemparkan dunia, meski belakangan konsistensi hasil penelitian tersebut diragukan dan akhirnya dinyatakan gagal.

"Kegagalan ini menjadi peringatan bagi kita betapa sulitnya memerangi HIV," kata Donald Francis, presiden direktur perusahaan VaxGen yang mengembangkan vaksin baru tersebut, seperti dikutip dari BBC, Kamis (16/12/2010).

Sejak saat itu, belum ada lagi temuan yang benar-benar bisa diharapkan. Berbagai penelitian obat dan vaksin HIV dengan klaim yang bombastis terus bermunculan, meski hingga kini tidak banyak yang terdengar tentang kelanjutannya.

Berita terbaru justru datang dari Jerman yang secara tak terduga menyembuhkan pasien HIV dengan melakukan cangkok stem cell. Awalnya dokter Jerman melakukan cangkok (transplantasi) stem cell (tunas sel induk) ke pasien untuk mengobati kanker darah (leukemia). Tapi secara tak terduga cangkok ke pasien yang juga mengidap HIV itu malah menyembuhkan penyakit HIV-nya.

Beberapa penelitian tentang herbal dan obat yang pernah dilakukan dan diklaim mampu mencegah penularan HIV atau bahkan mengobatinya antara lain sebagai berikut:

1. Vaksin Rabies
Sebuah penelitian di Thomas Jefferson University, Philadelphia mengungkap bahwa vaksin rabies bisa mengatasi infeksi simian immunodeficiency virus (SIV). Virus tersebut hanya menyerang hewan, namun punya struktur yang sama dengan human immunodeficiency virus (HIV) pada manusia.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Vaccine pada tahun 2009 itu sedianya akan mengembangkan vaksin rabies untuk mengatasi HIV. Namun hingga kini tidak banyak publikasi yang mengungkap perkembangannya.

2. Obat Jerawat
Awal tahun lalu, para ahli dari Johns Hopkins University menguji coba keampuhan sebuah antibiotik untuk membuat HIV tidak aktif sehingga tidak bisa menggandakan diri. Jenis antibiotik yang digunakan sama seperti yang digunakan untuk mengobati jerawat yakni minocycline.

Penelitian mengenai hal itu dipublikasikan dalam Journal of Infectious Diseases edisi 15 April 2010.

3. Rumput laut
Sebuah penelitian yang dimuat di Wall Street Journal awal tahun 2002 mengungkap bahwa rumput laut bermanfaat untuk mencegah penularan infeksi menular seksual termasuk HIV. Kandungan berkhasiatnya adalah semacam jeli yang dinamakan carraguard, yang dihasilkan oleh jenis rumput laut merah.

Ketika itu uji preklinis pada binatang menunjukkan hasil positif, namun tidak banyak diketahui bagaimana hasilnya ketika jeli tersebut diberikan dalam uji klinis terhadap pada 6 ribu partisipan wanita.

4. Sari nanas
Baru-baru ini Dr.rer.nat Maruli Pandjaitan dari Swiss-German University, BSD Tangerang meneliti manfaat nanas untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada pengidap HIV. Enzim brobelain pada nanas diklaim bisa meningkatkan CD4 (komponen kekebalan tubuh) dari sekitar 150 sel/ul menjadi 650-720 sel/ul (normal 410-1.100 sel/ul).

Dalam penelitian tersebut Maruli hanya melibatkan 3 pasien HIV positif sebagai partisipan, namun awal tahun 2011 ia akan melakukan penelitian yang lebih besar dengan jumlah partisipan 50 orang yang dijaring dari sejumlah Puskesmas di DKI Jakarta.

Khasiat Toga, Atasi Berbagai Penyakit Kronis


Beberapa tahun belakangan ini, Indonesia mulai banyak melakukan riset untuk mengetahui manfaat obat-obatan tradisional secara ilmiah. Tak heran, saat ini beberapa obat yang terbuat dari tumbuhan di Indonesia, mulai dilirik dunia internasional. Ini membuktikan kalau pengobatan tradisional tidak kalah ampuhnya dengan pengobatan medis. Berikut beberapa obat tradisional yang sudah diteliti khasiatnya.

1. Mengkudu atasi diabetes dan darah tinggi
Dari hasil penelitian yang dilakukan beberapa tahun terakhi ini, mengkudu memang benar terbukti kemajuannya sebagai obat. Kadar ekstrak buah tersebut dengan dosis tertentu, menunjukkan khasiat buah ini sebagai pemberi efek penurun kadar glukosa darah.

Selain itu, ekstrak buah mengkudu dapat menurunkan tekanan darah yang meninggi sampai relatif normal kembali. Hal ini terbukti melalui pengujian pada manusia, memperlihatkan hasil yang positif. Pada akhir masa pengujian, tekanan darah yang semula 170/110 mmHg turun menjadi 115/80 mmHg setelah 12 minggu masa pengujian.

2. Pare, daun teh dan mengkudu untuk diabetes
Beberapa waktu lalu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Departemen Farmasi Universitas Indonesia mengumumkan hasil uji pre-klinis obat herbal yang dapat menurunkan kadar gula darah. Ramuan yang terdiri dari mengkudu, Gymnema sylvestre, daun teh dan pare, telah lulus uji pre klinis.

Hasilnya ternyata lebih efektif untuk menurunkan kadar gula darah, dibandingkan dengan glibenklamid (salah satu obat kimia yang umum dan standar digunakan untuk diabetes melitus). Selain itu, juga diuji dan keamanannya untuk penggunaan jangka panjang dan pendek.

3. Kumis kucing untuk batu ginjal
Kumis kucing telah dikenal sebagai salah satu obat tradisional yang banyak digunakan di Indonesia. Ternyata, salah satunya sebagai pengobatan batu ginjal, menurunkan kadar gula darah, rematik, antiradang, dan melancarkan air seni.

Menurut Prof.Dr.Sumali Wiryowidagdo, selaku Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami Universitas Indonesia, tanaman obat seperti kumis kucing sebenarnya layak disebut herba rasional. Hal ini, karena telah dibuktikan selama bertahun-tahun meski secara empiris. Tanaman obat ini, paling tidak telah teruji khasiat, efektivitas dan keamanannya.

4. Sambiloto tingkatkan daya tahan tubuh
Karena kandungannya berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, sambiloto diyakini mampu menangkal virus HIV/AIDS. Malah, sebuah perusahaan di Amerika Serikat sudah mematenkan tanaman ini. Sayangnya, di Indonesia, tanaman ini terserak di sembarang tempat dan belum digunakan maksimal.

Sambiloto mempunyai kandungan zat yang khas berupa andrographolid dan zat panicoli. Fungsi utamanya sebenarnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Makanya, di Amerika Serikat, sambiloto sudah dipatenkan sebagai obat penyakit AIDS.

5. Mahkota dewa antitumor
Sejak dulu, tanaman ini sudah dikenal khasiatnya di kalangan Keraton Mangkunegara, Surakarta dan Yogyakarta. Khasiatnya adalah mengobati luka dalam sekaligus obat luar seperti diabetes, lever dan pilek. Dari penelitian ilmiah, buah dan daunnya bisa mengatasi alergi seperti biduren, gatal-gatal, bersin dan sesak napas.

Dalam buku Inventaris Tanaman Obat Indonesia, yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Depkes, disebutkan bahwa tanaman ini berkhasiat obat anti tumor, obat disentri dan obat sakit kulit. (kompas.com)

Thursday, September 30, 2010

JUICE DAUN PEPAYA BISA UNTUK OBAT DEMAM BERDARAH


Berdasarkan pengalaman dari seorang anak laki-laki yang telah sembuh dari penyakit demam berdarah setelah sebelumnya mengalami masa kritis di ICU ketika trombositnya mencapai angka 15 dan menghabiskan 15 liter tranfusi darah.

Ayah dari anak tersebut mendapatkan rekomendasi dari temannya tentang Juice Daun Pepaya Mentah.Setelah minum juice tersebut, trombosit temannya yang semula 45 dengan 25 liter tranfusi darah naik dengan cepat menjadi 135.
Hal ini membuat dokter dan perawat terkejut. Bahkan keesokan harinya, temannya itu sudah tidak diberikan tranfusi lagi.

Cara membuat Juice tersebut:
♣ 2 helai daun pepaya dibersihkan, ditumbuk dan diperas dengan saringan kain
♣ Akan didapatkan 1 sendok makan per helai daun
♣ Takarannya 2 sendok makan 1 kali sehari
♣ Daun jangan dimasak, direbus atau dicuci dengan air panas karena khasiatnya akan hilang
♣ Ingat: hanya daunnya saja, bukan batangnya atau getahnya.
♣ Rasanya memang pahit sekali, tetapi tetap harus diminum.
Pengalaman lain tentang juice daun pepaya mentah ini didapat oleh seseorang dengan kondisi yang sangat parah.
Orang ini keadaannya sangat kritis, di mana paru-parunya telah mulai diisi air karena angka trombositnya yang sangat rendah.. Sampai-sampai dia kesulitan untuk bernafas.

Dokter hanya bisa berkata bahwa kekebalan tubuhnya yang akan bisa membuat dia bertahan. Untungnya, ibu mertua dari pasien tersebut mendengar tentang juice daun pepaya mentah tersebut.

Setelah diberikan kepada pasien, keesokan hari, trombositnya mulai naik dan demamnya mulai hilang. Juice itu terus diberikan dan 3 hari berikutnya dia dinyatakan sembuh

Pemakaian Obat Herbal Belum Efektif Atasi Penyakit Diabetes


Penarikan sejumlah obat-obat diabetes karena efek sampingnya yang merugikan tubuh membuat pasien-pasien yang selama ini bergantung pada obat-obat kimia mulai melirik obat herbal. Padahal, obat herbal dinilai belum mampu menyembuhkan penyakit diabetes.

"Obat herbal yang ada di pasaran umumnya belum diteliti dengan baik. Ada obat herbal yang baik untuk menurunkan gula darah, tapi memiliki efek samping sehingga tidak bisa dipakai menjadi obat," kata Prof Sarwono Waspadji dari Divisi Metabolik-Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI di sela acara 19th Jakarta Diabets Meeting, Diabetes Lipid & Vascular Risks, Selasa,(28/09/10)

Menurut Sarwono, obat herbal belum mampu menyembuhkan diabetes, namun memiliki manfaat. "Biasanya obat herbal manfaatnya banyak, tapi ada risikonya. Ada (obat herbal) yang manfaatnya sedikit, namun risikonya tinggi. Ada yang tidak bermanfaat dan resikonya besar sehingga tidak bisa dipakai. Dan biasanya, manfaat dari obat herbal berasal dari placebo, " kata Prof Sarwono.

Sarwono menambahkan, obat herbal yang umumnya dipakai di masyarakat saat ini tidak ada manfaatnya, tetapi tidak memiliki resiko sehingga boleh dipakai.

“Misalnya kami pernah meneliti pare, brotowali, kemudian teh 919, tetap saja tidak ada hasilnya. Awalnya booming, semua orang pakai tapi sekarang sudah tidak ada bekasnya karena hasil blow up saja, “ kata Prof Sarwono.

Selain itu, Sarwono juga meluruskan anggapan orang yang mengira bahwa obat herbal pasti alami. “Orang berpikir bedanya yang satu kimia dan satu bukan. Padahal obat herbal juga ada unsur kimianya dan obat kimia awalnya berasal dari obat herbal yang diekstrak,” kata Prof Sarwono.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membekukan izin edar obat diabetes produksi GlaxoSmithKline (GSK) yakni Avandia, Avandamet dan Avandaryl tablet. Ketiga obat tersebut dibekukan izin edarnya dan ditarik dari peredaran karena adanya informasi dari Badan Obat Eropa (EMA) bahwa ketiganya mengandung rosiglitazone tunggal dan kombinasinya.

Penarikan didasarkan atas pertimbangan obat diabetes yang mengandung rosiglitazone dalam bentuk tunggal ataupun kombinasi dapat menyebabkan efek samping kardiovaskular berupa gagal jantung.

Menurut data Indonesian Diabetic Prevalence tahun 2006, jumlah penderita diabetes di perkotaan mencapai 8,2 juta orang sementara di pedesaan mencapai 5,5 juta orang..


Wednesday, September 15, 2010

TERATAI PUTIH UNTUK OBAT DIARE


Peneliti Institut Pertanian Bogor menemukan fakta baru tentang biji teratai putih, yang dinilai memiliki kandungan gizi tinggi. Biji teratai putih mempunyai kandungan pati, lemak dan protein tinggi. Bahkan dilihat dari proteinnya, mempunyai kadar yang lebih tinggi dari tepung serealia.

Peneliti Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, Prof Dr Ir Ahmad Sulaeman MS mengatakan di Bogor, Kamis, fakta tersebut ditemukan setelah ia dan tim peneliti FEMA IPB melakukan penelitian tentang potensi teratai putih. Prof Ahmad meneliti tentang karakteristik fisik, kimia, dan fungsional biji teratai putih dan tepungnya serta pemanfaatannya sebagai bahan pangan potensial, yang berlokasi di Pulau Kalimantan.

Dalam penelitian tersebut, Prof Ahmad dibantu tim peneliti FEMA IPB yaitu Dr Ir Sri Anna Marliyati, Prof Dr Ir Ali Khomsan, dan D Ir Lilik Kustiyah. Ia mengemukakan, tepung biji teratai juga mengandung asam amino dan asam esensial yang lengkap. Ini membuka peluang dijadikan sebagai bahan pangan alternatif pendamping serealia yang selama ini merupakan bahan pangan utama, disamping umbi-umbian.

Teratai atau disebut "water lily" merupakan tanaman air yang cukup popular dan tumbuh liar di danau atau rawa-rawa. Tanaman berbunga sepanjang tahun ini termasuk tanaman kelompok "Nymphaceae." Bunganya muncul di permukaan air, mekar sekitar pukul 18.00-19.00, dan menutup keesokan harinya sebelum tengah hari.

Bunga akan menghasilkan buah yang bundar berdiameter sekitar 4-12 centimeter. Biji bunga berwarna coklat kehitaman, tersimpan dalam daging buah dan memiliki kulit ari keras.
Secara fisik, biji teratai putih mempunyai bentuk bulat kecil berwarna hijau kehitaman menyerupai kacang hijau sebelum disosoh. Berwarna coklat setelah disosoh.

Permukaan biji yang disosoh rata dan halus, bertekstur sandy atau berpasir dengan berat per seratus biji sekitar 0,14 gram. Hasil penelitian tersebut menunjukkan, biji teratai atau biasa disebut ghol mempunyai potensi produksi yang cukup baik, walaupun belum dibudidayakan. "Pemanfaatan masyarakat setempat belum banyak dilakukan kecuali sebagai campuran nasi," ungkap Prof Ahmad.

Menurut Prof Ahmad Sulaeman, biji teratai dapat juga diolah menjadi tepung. Dengan karakteristik diantaranya densitas kamba 0,29 gram per mililiter, derajat putih 48, keasaman (pH) 6,23, kekentalan 3,7 centiPoise (cP), dan kapasitas pengembangan adonan sebesar 37 persen, tepung ghol berpotensi digunakan untuk substitusi terigu. "Di samping itu ternyata rendemen sosoh ghol dan rendemen tepung ghol cukup tinggi yaitu masing-masing 78 persen dan 88 persen," jelas Prof Ahmad.

Dari sisi sifat fisik produk yang dihasilkan tepung ghol juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi tepung terigu dalam pembuatan cake dan roti sampai tingkat tertentu.

"Semakin tinggi tingkat substitusi ternyata meningkatkan kandungan zat gizi produk yaitu kadar air, protein dan lemak," ujar Prof Ahmad. Keunggulan lain biji Teratai Putih yaitu bermanfaat sebagai obat diare alternatif pengganti antibiotik.


Thursday, August 5, 2010

PENGOBATAN AROMATERAPI YANG KEMBALI POPULER


Aromaterapi adalah istilah modern untuk praktik yang sudah dilakukan ribuan tahun lalu. Seperti yang dilakukan orang Mesir kuno saat mandi, pijat, dan mengurapi orang mati, secara tidak sadar kita juga melakukan aromaterapi ketika menghadiri pemakaman atau menjalani upacara adat pernikahan. Wewangian sengaja ditebar untuk memberi suasana nyaman.

Suatu ketika wabah pes melanda kota Athena kuno. Ketika itu tentu belum ada antiseptik untuk membasmi kuman. Hippocrates, yang sekarang dikenal sebagai Bapak Kedokteran Modern, menggunakan mandi aromaterapi dan penyemprotan wewangian untuk membebaskan Athena dari wabah penyakit. Sama dengan di Yunani kuno, ahli fisika Mesir kuno menggunakan minyak dengan keharuman tertentu untuk pengobatan, wangi-wangian, mengurapi jenazah, dan meningkatkan gairah.

Nenek moyang kita juga sudah mengenal praktik aromaterapi. Ini bisa dirasakan pada waktu melayat orang meninggal. Ruangan di sekitar rumah duka akan dipenuhi keharuman mawar. Sifat wangi mawar yang antidepresan akan membuat orang-orang di sekitarnya menjadi lebih tenang. Keharuman mawar ini selain menenangkan juga membangkitkan gairah.

“Oleh karena itu mawar adalah salah satu kelengkapan yang dipakai dalam upacara adat perkawinan. Tujuannya antara lain untuk meningkatkan gairah pengantin baru,” tutur Kris Budihardjo dari Muttyasa Spa Jakarta

Namun, kebiasaan menggunakan wewangian aromaterapi ini mulai ditinggalkan ketika ditemukan zat antiseptik yang membunuh kuman dengan cepat dan murah. Baru pada tahun 1928 penggunaan istilah aromaterapi dipopulerkan oleh Rene Maurice Gattefosse di Perancis.

Aromaterapi digunakan untuk rileksasi dan pengobatan. “Pada Perang Dunia II minyak esensial untuk aromaterapi ini digunakan untuk pengobatan karena pada zaman itu sulit memperoleh antibiotika. Minyak esensial ketika itu digunakan secara internal, yaitu diminum atau dimasukkan ke organ tubuh,” kata Dr. Rachmi Primadiati, seorang dokter ahli kecantikan dan aromatologi yang berpraktik di Griya Natura, Jl. Prapanca, Jakarta Selatan. Karena itu, menurutnya, aromaterapi adalah istilah modern untuk pengetahuan kuno.

Istilah aromaterapi yang sekarang digemari karena kesadaran efek samping pemakaian obat kimia ini didefinisikan oleh Dr. Rachmi sebagai suatu cara penyembuhan kesehatan dengan menggunakan bahan alamiah berupa minyak esensial dari tetumbuhan. Penyembuhan dengan aromaterapi ini merupakan tindakan holistik internal dan eksternal atau tidak hanya mengobati gejala penyakit yang tampak.

Dengan pendekatan holistik, pengobatan terhadap individu satu tidak akan sama dengan yang lain. “Karena setiap individu itu berbeda karakternya, bahkan pada orang kembar sekalipun. Setiap karakter membutuhkan minyak esensial yang berbeda pula. Misalnya untuk orang yang pemarah tentu akan diberikan minyak yang bersifat menenangkan,” kata dokter yang pernah menulis buku tentang aromaterapi ini.

Hormon Tumbuhan
Dr. Rachmi mengatakan bahwa aromaterapi ini adalah bagian dari kedokteran naturopati sebagai kesadaran kembali ke alam karena timbulnya efek samping penggunaan obat sintetis. Ia menyebutkan empat sifat yang tercakup dalam pengobatan naturopati.

Pertama, bersifat noninvasif alias tidak mencederai tubuh manusia seperti ketika dioperasi. Kedua, menggunakan bahan alami. Ketiga, cinta lingkungan dalam tubuh sendiri dengan memelihara jasad renik berguna yang ada di badan. Keempat, sangat individual.

Aromaterapi, tambahnya, merupakan pengobatan dengan menggunakan kekuatan dari tumbuhan atau dalam bahasa Inggris life force of plant. Maksudnya, aromaterapi ini menggunakan minyak esensial yang mengandung zat yang digunakan tumbuhan untuk mempertahankan diri terhadap serangan dari luar, misalnya hama atau serangga. Zat tersebut tidak lain adalah hormon tetumbuhan.

Dietrich Gumbel dari Jerman pernah meneliti tumbuhan dan menemukan bahwa manusia dan tetumbuhan punya kesamaan dalam hal hormon, enzim, dan susunan kimia di dalam tubuh. Hasil penelitian itu mengungkapkan bahwa bagian atas tumbuhan memiliki efek penyembuhan pada bagian kepala manusia dan menembus epidermis (bagian atas) kulit.

Bagian ranting dan daun mempunyai efek penyembuhan pada jantung dan paru-paru dan menembus dermis (bagian tengah) kulit. Sementara itu, bagian akar dan kayu berkhasiat menyembuhkan bagian perut manusia

Tak Sembarang Wangi
Minyak esensial ini diperoleh dari penyulingan sedemikian rupa, sehingga diperoleh sari dari tumbuhan tersebut. “Untuk memperoleh sekitar satu sendok makan minyak esensial mawar diperlukan 100 kg bunga mawar! Tak heran kalau minyak ini mahal harganya,” papar Dr. Rachmi. Meski mahal, kekuatan penyembuhan minyak ini adalah sebesar 100 kali tumbuhan aslinya.

Minyak tersebut mengandung bahan kimia asli dari tumbuhan tersebut berupa zat antiseptik seperti fenol dan alkohol dan molekul-molekul lain. Khasiatnya menyembuhkan berbagai penyakit serta menyebarkan bau harum.

“Molekul-molekul yang menyebarkan wangi ini bisa ditiru di laboratorium menggunakan bahan sintetis berasal dari minyak bumi menjadi parfum. Wewangian dari parfum ini tidak bersifat menimbulkan fungsi tubuh seperti wewangian dari minyak esensial. Berbeda dengan minyak esensial karena minyak tersebut di samping mengandung molekul wangi juga mengandung molekul yang menyembuhkan,” lanjut Dr. Rachmi.

Kandungan zat-zat kimia alami dari tumbuhan ini bersifat antioksidan, sehingga mampu membantu proses pembusukan. Tidak heran orang Mesir kuno menggunakan minyak esensial untuk mengawetkan jenazah. Di samping khasiat antioksidan, molekul-molekul itu juga meningkatkan kekebalan tubuh alami.

Minyak esensial juga punya efek antiinflamasi yang mempercepat penyembuhan. Khasiat minyak esensial sebagai antiseptik minyak esensial ini menurut Dr. Rachmi pernah diteliti oleh Chamberlain pada tahun 1887. Hasilnya membuktikan minyak tersebut memang punya manfaat antiseptik yang meyakinkan.

Para peneliti dalam dunia kedokteran naturopati pernah pula meneliti akumulasi kandungan kimia minyak esensial di dalam tubuh. “Hasil penelitian ini pernah diterbitkan dalam sebuah jurnal kedokteran naturopati,” katanya.
Dalam penelitian tersebut terbukti bahwa minyak esensial tidak terakumulasi di dalam tubuh. Terungkap di situ bahwa minyak lavender yang dioleskan ke kulit akan terbuang empat jam kemudian lewat air seni. Ada pula yang dikeluarkan lewat keringat, anus, dan mulut.

“Minyak esensial itu tidak dianggap sebagai benda asing oleh tubuh, sehingga tak dianggap sebagai zat penyebab alergi dan dikeluarkan dari tubuh secara alami,” katanya.

Untuk Kecantikan
Semakin banyak orang di negara maju yang sadar kembali ke alam membuat aromaterapi menjadi pilihan yang menarik. Penelitian-penelitian ilmiah yang mendukung manfaat aromaterapi membuat semakin banyak orang berpaling memilih pengobatan cara alami ini.

“Di Inggris, aromaterapi dengan menggunakan minyak esensial ini sudah digunakan di sebuah rumah bersalin, mulai dari untuk sterilisasi sampai membantu proses kelahiran,” cerita Dr. Rachmi.

Efek minyak esensial yang mampu menembus kulit paling dalam membawa orang menyadari manfaat aromaterapi untuk memelihara kecantikan. Minyak esensial itu mampu meningkatkan pergantian, kekencangan, menambah kelembaban, mengurangi timbunan cairan atau selulit yang cukup mengganggu kecantikan kulit, serta melancarkan sirkulasi darah. Dr. Rachmi menyarankan pemakaian minyak esensial cengkeh, jahe, sereh, dan adas untuk melancarkan sirkulasi darah.

Praktik aromaterapi untuk kecantikan ini sekarang lazim dijumpai di salon-salon kecantikan dan spa. Bentuknya bisa berupa minyak esensial yang dibakar bersama air di atas tungku kecil. Bisa juga berupa pijat aromaterapi.
Dengan pijat ini ada dua manfaat yang diperoleh tubuh. Pertama, minyak esensial yang dioleskan di kulit menstimulasi tubuh menjadi lebih rileks. Kedua, hidung akan menghirup wangi minyak esensial yang telah terbukti mampu mempengaruhi emosi.

Minyak yang dihirup akan membuat vibrasi di hidung. Dari sini minyak yang mempunyai manfaat tertentu itu akan mempengaruhi sistem limbik, tempat pusat memori, suasana hati, dan intelektualitas berada.
@ Diyah Triarsari -kompas.com