Thursday, January 27, 2011

Pekerja Otomotif Rentan Kanker Paru-Pari

Para perokok, baik aktif maupun pasif termasuk kelompok yang paling berisiko terjangkit kanker paru. Kelompok lain yang juga rentan mengalaminya adalah para pekerja otomotif yang sering berada di bengkel. Mengapa demikian?

Selain sering menghirup emisi gas buang kendaraan bermotor, pekerja otomotif juga berhadapan dengan bahan lain yang tak kalah berbahaya dalam kaitannya dengan kanker. Bahan yang dimaksud adalah asbes yang digunakan sebagai lapisan kampas rem dan kopling.

Saat para mekanik membersihkan tromol dan rumah kopling kendaraan bermotor, debu dan serpihan serat asbes itu akan beterbangan kemudian terhirup. Debu asbes bisa terakumulasi sehingga dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker di saluran napas.

Risikonya bisa lebih besar lagi mengingat sebagian bengkel tidak memiliki sirkulasi udara yang baik. Data terbaru dariEnvironmental Protection Agency (EPA) menunjukkan, 66 persen bengkel di Amerika Serikat memiliki udara yang tercemar asbes di atas batas aman karena tidak punya ventilasi.

Penggunaan asbes oleh industri otomotif sebenarnya sudah diingatkan oleh EPA sejak tahun 1970-an, namun bahan itu tetap digunakan hingga saat ini karena dinilai punya kelebihan. Di antaranya lebih tahan panas dan lebih stabil dibandingkan bahan lain seperti karet dan plastik.

Dikutip dari Seedol, Minggu (23/1/2011), jenis kanker paru yang sering menjangkiti pekerja otomotif adalah Malignant mesothelioma. Jenis kanker ini menyerang lapisan tipis yang menyelubungi organ-organ penting termasuk paru-paru dan kebanyakan memang dipicu oleh asbes.

Seperti halnya pada jenis kanker paru yang lain, gejala awal Malignant mesothelioma seringkali tidak terdeteksi. Sebelum terlanjur parah, para pekerja otomotif atau siapapun yang bersinggungan dengan debu asbes sebaiknya memeriksakan diri jika mulai batuk-batuk atau mengalami keluhan lain pada pernapasan.

Rajin Minum Susu Kurangi Risiko Kanker Usus


Selandia Baru,Kebiasaan minum susu tidak hanya baik bagi kesehatan tulang dan gigi, tetapi juga bisa mencegah kanker. Penelitian membuktikan orang-orang yang rajin minum susu sejak masa kanak-kanak punya risiko lebih kecil untuk kena kanker usus.

Kandungan mineral dalam susu yang disebut-sebut mampu mengurangi risiko kanker usus adalah kalsium. Pada orang dewasa, suplemen kalsium telah terbukti mampu menghambat pertumbuhan adenoma atau sejenis tumor ganas yang biasa menyerang usus besar atau kolon.

"Penelitian kami membuktikan bahwa kalsium juga bermanfaat bagi anak-anak di usia pertumbuhan, untuk mengurangi risiko kanker kolon," tulis para peneliti dalam laporannya, seperti dikutip dari NZHerald.co.nz, Selasa (18/1/2011).

Laporan yang dimuat dalam American Journal of Epidemiologytesebut memaparkan hasil penelitian 2 ahli dari Otago University, Prof Brian Cox dan Dr Mary Jane Sneyd. Tak kurang dari 1.000 orang dewasa di Selandia Baru dilibatkan dalam penelitian yang diklaim sama sekali tidak didanai oleh pabrik susu.

Para partisipan adalah orang dewasa yang pada masa kecilnya sempat mengalami program pembagian susu gratis dari pemerintah setempat untuk anak-anak sekolah antara tahun 1937-1967. Susu gratis itu dibagikan setiap hari, masing-masing dikemas dalam botol berukuran 284 mL.

Meski tidak perlu membayar karena didanai oleh pemerintah, pada masa itu tidak semua partisipan berkesempatan mendapatkan susu gratisan. Selain karena distribusi yang tidak merata, beberapa mengaku memang tidak senang minum susu.

Hasil penelitian itu menunjukkan, partisipan yang dulunya rajin mengonsumsi susu gratisan lebih jarang terkena kanker usus ketika dewasa. Dibandingkan dengan risiko kanker usus pada partisipan yang mengaku tidak doyan susu, perbedaannya cukup bermakna yakni sekitar 30-38 persen lebih rendah.

Jahe Kurangi Bengkak dan Nyeri Otot

Jahe termasuk dalam tanaman obat berkhasiat sekaligus bumbu penyedap masakan. Salah satu khasiat jahe yang paling terkenal adalah menghangatkan badan sehingga jahe sering dicampur ke dalam minuman.

Jahe juga diketahui memiliki kandungan anti nyeri alamiah sehingga cukup banyak orang yang menggunakan minyak jahe sebagai pereda nyeri dan juga bengkak.

Penelitian menunjukkan jahe mengandung senyawa anti inflamasi dan minyak volatile yang memiliki efek analgesik dan pereda nyeri. Paling tidak hal itu sudah dibuktikan pada riset hewan percobaan.

Baru-baru ini para ilmuwan mencoba mengetahui manfaat jahe pada manusia. Penelitian dilakukan terhadap 74 orang dewasa. Seluruh responden diminta melakukan kegiatan olahraga, untuk memicu sakit pada otot dan peradangan (inflamasi).

Selama 11 hari, para partisipan studi diminta mengonsumsi dua gram jahe dan sisanya mendapat placebo. Jahe ini dikonsumsi satu hari setelah olahraga.

Yang menarik, kelompok partisipan yang mendapatkan jahe menyebutkan sakit otot dan nyeri yang dialami berkurang 25 persen terutama 24 jam setelah berolahraga. Para responden juga mengatakan bengkak-bengkak yang dialami berkurang.

Hal ini berlawanan dengan hasil studi sebelumnya yang menyebutkan mengonsumsi jahe sebelum berolahraga tidak memiliki pengaruh pada nyeri otot dan konsumsi oksigen selama latihan.

Sumber : New York Times

Inilah Negara dengan Penderita Kanker Terbanyak

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan. Penyakit ini bisa menyerang ras manapun dan umur berapa pun. Badan Kesehatan Dunia mengumumkan satu negara tercatat punya jumlah penderita kanker terbanyak.

Bukan China, India atau AS yang menduduki peringkat terbanyak penderita kanker. Tapi negara Denmark tercatat punya jumlah penderita kanker terbanyak.

Selain berarti tidak sehat, di sisi lain peringkat ini menujukkan bahwa Denmark punya keunggulan di bidang teknologi untuk mendeteksi kanker.

Penelitian terbaru yang dilakukan organisasi kesehatan dunia WHO melalui World Cancer Research Fund (WCRF) menempatkan Denmark sebagai negara dengan penderita kanker terbanyak. Sedikitnya 326 dari 100.000 penduduk di negara tersebut menderita kanker.

Dikutip dari Telegraph, Selasa (25/1/2011), tingginya jumlah penderita kanker di Denmark diyakini berhubungan dengan faktor gaya hidup yang tidak sehat. Di antaranya adalah suka merokok, minum alkohol dan kurang olahraga.

Di negara yang termasuk wilayah Skandinavia ini, jumlah perempuan yang merokok termasuk paling tinggi dibanding negara lain. Selain itu, kebiasaan minum alkohol yang sangat membudaya di negara ini juga disebut-sebut sangat berpengaruh.

Di sisi lain, tingginya jumlah penderita kanker juga bisa dilihat sebagai kemajuan dalam hal teknologi kesehatan karena hal itu menunjukkan banyaknya kanker yang bisa dideteksi. Di beberapa negara berkembang, penderita kanker tampak sedikit hanya karena tidak terdeteksi.

Penelitian ini juga mengaitkan rata-rata penghasilan perkapita penduduk suatu negara dengan jumlah penderita kanker. Selain Denmark, negara lain yang masuk ke dalam 20 besar adalah negara-negara maju yang penduduknya rata-rata berpenghasilan tinggi termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Selandia Baru.

"Jumlah kasus cukup banyak juga tak terhindarkan di Inggris dan negara-negara maju laindi Eropa. Meski

begitu, sepertiga dari jumlah tersebut bisa dicegah dengan perubahan gaya hidup, yakni banyak olahraga dan menerapkan pola makan yang sehat," ungkap Martin Wiseman, salah saru peneliti dari WCRF.

Berikut daftar 20 negara dengan penderita kanker terbanyak:
PeringkatNegaraJumlah penderita kanker tiap 100.000 penduduk
1Denmark326
2Irlandia317
3Australia314
4Selandia Baru309
5Belgia307
6Prancis300
7Amerika Serikat300
8Norwegia299
9Kanada297
10Republik Czech295
11Israel288
12Belanda287
13Luxemburg284
14Hongaria283
15Islandia282
16Jerman282
17Uruguay280
18Italia274
19French Polynesia270
20Swiss269


Penyebab dan Gejala Kanker Paru-paru


Kanker paru-paru, seperti semua kanker, merupakan hasil dari suatu kelainan sel, unit paling dasar dari kehidupan. Biasanya, tubuh mempertahankan sistem checks and balances pada pertumbuhan sel, sehingga sel membelah untuk menghasilkan sel-sel baru yang diperlukan. Gangguan terhadap sistem keseimbangan pertumbuhan sel tidak terkendali dan akhirnya membentuk suatu massa yang dikenal sebagai tumor.

Tumor dapat menjadi jinak atau ganas, dan tumor ganas inilah yang disebut kanker. Tumor jinak biasanya dapat dihilangkan dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Tumor ganas, di sisi lain, tumbuh secara agresif dan menyerang jaringan-jaringan tubuh lain, sehingga sel-sel tumor masuk ke dalam aliran darah atau sistem limfatik dan kemudian ke bagian dalam tubuh. Proses penyebaran ini disebut metastasis.

Karena kanker paru-paru cenderung menyebar atau bermetastasis, maka sangat mengancam jiwa. Kanker paru-paru dapat menyebar ke setiap organ di dalam tubuh, terutama kelenjar adrenal, hati, otak, dan tulang. Kanker ini juga salah satu jenis kanker yang paling sulit untuk diobati. Paru-paru juga organ yang paling sering terkena oleh tumor di bagian tubuh lain.

Penyebab utama kanker paru-paru adalah merokok baik karena perokok aktif atau perokok pasif. Sedangkan penyebab lainnya kontaminasi udara sekitar oleh zat asbes, polusi udara oleh asap kendaraan ataupun pembakaran termasuk asap rokok.

Gejala
Kanker tidak menunjukkan gejala apapun yang terlihat dari luar jika pertumbuhan sel belum parah. Sebanyak 25% dari penderita kanker paru-paru, diketahui gejalanya setelah mereka rutin melakukan sinar X di dada atau CT scan. Jika terbukti ada kanker paru maka akan tampak bulatan keci seperti koin.

Gejala yang berhubungan dengan kanker jenis ini antara lain gangguan pernapasan yang menyebabkan gejala seperti batuk, sesak napas, mengi, nyeri dada, dan batuk darah (Hemoptisis).

Jika kanker telah menyerang saraf, misalnya, dapat menimbulkan nyeri bahu yang bergerak di bagian luar lengan (disebut Pancoast sindrome) atau kelumpuhan pita suara menyebabkan suara serak. Invasi kerongkongan dapat menyebabkan kesulitan menelan (disfagia). Jika napas terhambat, menyebabkan infeksi (abses, radang paru-paru) di daerah yang terhambat.

Gejala yang terkait dengan metastasis: Kanker paru-paru yang telah menyebar ke tulang dapat memproduksi rasa sakit luar biasa di tulang. Sedangkan kanker yang telah menyebar ke otak dapat menyebabkan sejumlah gejala neurologis seperti penglihatan kabur, sakit kepala, kejang, atau gejala stroke seperti kelemahan atau hilangnya sensasi di bagian tubuh.

Pengobatan
Pengobatan untuk kanker paru-paru dapat melibatkan operasi pengangkatan kanker, kemoterapi, atau terapi radiasi, seperti halnya kombinasi dari perawatan ini. Keputusan tentang perawatan yang akan layak untuk individu tertentu harus memperhitungkan lokalisasi dan luasnya tumor serta status kesehatan pasien secara keseluruhan.

Seperti kanker lainnya, mungkin akan ditentukan terapi pencabutan atau kanker atau paliatif (tindakan yang tidak dapat mengobati kanker tetapi dapat mengurangi rasa sakit dan penderitaan pasien.

Sumber: medlineplus dan medicinet.

Wednesday, January 26, 2011

Mengobati Endometriosis Tanpa Obat

Adanya efek samping tertentu merupakan salah satu alasan orang malas mengonsumsi obat, termasuk untuk mengatasi endometriosis (pertumbuhan rahim tidak sempurna). Kini endometriosis bisa diatasi tanpa obat, hanya dengan meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh.

Endometriosis adalah jaringan rahim yang tumbuh diluar rahim tapi berada di endometrium (dinding rahim). Kondisi ini menyebabkan nyeri haid dan kesulitan untuk hamil, sedangkan pada keparahan tertentu bisa menyebar ke jaringan otak dan paru-paru.

Selain genetik, faktor lain yang meningkatkan risiko endometriosis adalah sistem imun atau kekebalan tubuh. Penelitian yang dilakukan Dr H Muharam, SpOG(K) dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menunjukkan, wanita yang mengalami endometriosis punya sistem imun yang kurang tangguh.

Komponen sistem imun yang berhubungan dengan endometriosis adalah sel Natural Killer (NK) yang merupakan pembunuh alami bagi sel-sel asing di dalam tubuh. Kemampuan sel ini menurun pada penderita endometriosis sehingga tidak bisa mengendalikan pertumbuhan endometrium yang tidak normal.

"NK ini seharusnya membunuh endometrium yang tumbuh di luar rahim, tapi karena lemah maka dibiarkan saja. Biar kuat, NK harus 'disekolahkan' agar menjadi Lymphokine Activated Killer atau LAK," ungkap Dr Muharam usai menjalani sidang promosi doktoral atas penelitiannya ini di Ruang Senat FKUI, Salemba, Jakarta, Kamis (20/1/2011).

Metode baru yang dikembangkan oleh Dr Muharam untuk mengatasi endometriosis adalah memperkuat NK menjadi LAK. Caranya dengan mengeluarkannya dari peredaran darah, kemudian 'menyekolahkannya' atau mereaksikannya dengan komponen sistem imun lainnya yakni interleukine-2(IL-2).

Setelah menjadi LAK, komponen sistem imun tersebut dimasukkan kembali ke dalam tubuh pasien. LAK inilah yang kemudian akan melawan endometriosis secara alami, tanpa menggunakan obat atau operasi-operasi radikal yang sering berakhir dengan pengangkatan rahim.

Dalam jangka pendek, hasil penelitian ini memang belum bisa diterapkan karena baru diteliti secara in-vitro di laboratorium. Namun Dr Muharam yakin ke depannya metode yang ia kembangkan bisa bermanfaat bagi penderita endometriosis yang populasinya mencapai 10-15 persen wanita usia subur.

Selain didukung oleh FKUI, dalam penelitian ini Dr Muharam juga mendapat dukungan dari sebuah lembaga riset di Paris, INSERM. Lembaga ini juga menawarkan penelitian post-doctoral bagi Dr Muharam, yang salah satu tujuannya untuk menciptakan sebuah vaksin endometriosis.

Endometriosis Bikin Wanita Susah Hamil

Nyeri haid yang tidak wajar adalah keluhan paling umum pada endometriosis atau pertumbuhan endometrium di luar rahim. Bagi yang tidak pernah atau jarang mengalami nyeri haid, gejala lain yang bisa dikenali adalah susah punya anak.

Pertumbuhan endometrium (dinding rahim) yang tidak normal ini mempengaruhi kesuburan wanita dengan berbagai cara. Di antaranya dengan merusak struktur organ dalam reproduksi dan mempengaruhi sistem imun atau kekebalan tubuh untuk menyerang sperma yang masik.

Kerusakan struktur organ reproduksi terjadi jika endometriosis tumbuh di sekitar indung telur (ovarium). Jaringan endometriosis di tempat itu bisa mengeluarkan bercak-bercak lengket dan menyumbat saluran yang menghubungkannya dengan rahim (tuba fallopi), sehingga sperma yang masuk tidak mencapai indung telur.

Selain itu, endometrium yang tumbuh di tempat yang tidak seharusnya akan dikenali oleh sistem imun atau kekebalan tubuh sebagai benda asing yang berbahaya. Benda asing ini akan mengaktifkan mekanisme perlawanan yang kadang-kadang terlalu aktif sehingga justru menyerang sel-sel asing yang sebenarnya tidak membahayakan.

"Saking banyaknya benda asing, sistem imun bisa lupa yang mana lawan sesungguhnya. Termasuk sel sperma yang masuk juga dianggap musuh, lalu dipukuli. Makanya penderita endometriosis susah punya anak," jelas Dr Muharam.

Dr Muharam mengatakan, endometriosis memang tidak mematikan namun sangat mengganggu karena dapat mengganggu kesuburan dan memicu rasa sakit. Bahkan jika menyebar ke paru-paru dan otak, penderita bisa megnalami kejang dan pengempisan paru-paru setiap kali mengalami datang bulan.

Kondisi yang dialami oleh sekitar 10-15 persen wanita di usia subur ini umumnya diatasi dengan pemberian obat-obat hormonal, pembedahan atau bahkan pengangkatan jika sudah terlalu parah. Meski bisa disembuhkan, peluang kekambuhannya cukup tinggi yakni mencapai 33,3-40,3 persen.

Agar tidak terlanjur parah, Dr Muharam menyarankan untuk segera memeriksakan diri bila menjumpai gejala-gejala endometriosis. Misalnya jika nyeri haid tidak sembuh-sembuh meski sudah minum obat, sebaiknya diperiksakan untuk mengantisipasi adanya infeksi maupun endometriosis


Pinang untuk Obat Sakit Pinggang

Pinang adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia, dan Afrika bagian timur. Buahnya, juga disebut pinang, merupakan buah tumbuhan yang diperdagangkan orang. Pinang umumnya ditanam di pekarangan, taman, atau dibudidayakan. Pinang kadang tumbuh liar di tepi sungai dan tempat-tempat lain.

Selama ini pinang dikenal sebagai bahan untuk menyirih yang selalu digunakan nenek-nenek. Akan tetapi, pinang ternyata bisa digunakan sebagai bahan obat. Sejumlah penyakit bisa diobati dengan pinang, misalnya sakit pinggang.

Itu karena pinang mempunyai beberapa sifat yang dapat menyembuhkan penyakit. Pinang, di antaranya, bersifat anthelmintica yang berguna meluruhkan cacing dan adstringensia untuk menciutkan selaput lendir. Pinang juga bersifat merangsang (stimulansia), menghentikan pendarahan (haermostatica), dan antisifilis.

Pinang juga mengandung senyawa alkaloid yang terkandung pada buah dan cukup berbahaya untuk sistem saraf. Bila dikonsumsi, buah tersebut akan menyebabkan mual dan muntah, sakit perut, pening, dan nervous. Untuk mengatasi terjadinya hal itu, minumlah rebusan obat setelah dingin.

Contoh pemakaian:

1. Sakit pinggang

Petik daun pinang secukupnya, kemudian cuci bersih dan giling hingga halus. Tambahkan minyak kelapa secukupnya. Setelah itu, panaskan sebentar di atas api. Dalam kondisi hangat, gunakan untuk mengompres bagian pinggang yang sakit.

2. Cacingan

Ambil 30 gram serbuk buah pinang, rebus dengan dua gelas air, didihkan perlahan-lahan selama satu jam. Setelah dingin, saring, minum sekaligus sebelum makan pagi.

3. Kudis

Ambil biji pinang, kemudian giling hingga halus. Tambahkan sedikit air kapur sirih sampai menjadi adonan seperti bubur. Gunakan untuk memoles bagian tubuh yang terkena kudis.

4. Koreng

Ambil pinang, gambir, dan kapur sirih masing-masing seukuran telur cicak. Ambil tembakau sebesar ibu jari dan selembar daun sirih segar. Semua bahan dicampur dan digiling hingga halus. Lumurkan pada koreng yang telah dibersihkan.

5. Disentri

Ambil buah pinang yang berwarna kuning muda, kemudian cuci dan rendam dalam segelas air selama beberapa jam. Minum air rendaman pinang.

6. Membersihkan dan memperkuat gigi dan gusi

Iris biji pinang tipis-tipis. Kunyah setiap hari selama beberapa menit, lalu ampasnya dibuang.

7. Difteri

Pilih sebutir pinang kering, kemudian giling hingga halus, seduh dengan ¾ cangkir air panas dan satu sendok makan madu. Setelah dingin, pakai untuk kumur-kumur di tenggorokan selama 2-3 menit dan buang. Lakukan tiga kali sehari. [Kompas.com —